Header Ads

LightBlog

Sebanyak 200 Warga Kubu Raya Tidak Terdaftar DPT

Pontianak (Berita Pontianak) - Sekitar 200 warga kompleks Pawan Permai Mas Desa Sungai Raya Dalam Kab Kubu Raya Provinsi Kalimantan Barat  kehilangan hak pilih setelah dinyatakan tidak terdaftar dalam pemilih tetap (DPT) Pemilihan Kepala Daerah Provinsi Kalimantan Barat 2012.

Hingga pelaksanaan pemungutan suara pada Kamis, mereka tidak mendapatkan kepastian untuk bisa menggunakan hak suaranya dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Barat periode 2013-2018 tersebut.

Ratusan warga RT08/RW01, Desa Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya Dalam itu mengaku kecewa terhadap kinerja KPU Kubu Raya. Karena tidak terdata dalam DPT.

Berita Pontianak. Mereka sebelumnya sempat mempertanyakan tentang tidak terdatanya mereka dalam DPT Pilkada Kalbar kepada anggota KPPS 02, tempat seharusnya mereka memilih.

Situasi sempat memanas, karena warga yang ingin memberikan hak suara mereka, tidak diizinkan oleh petugas KPPS, meski mereka sudah menunjukkan KTP.

Petugas KPPS menyatakan tidak berani memberikan surat suara, lantaran nama warga tersebut tidak terdaftar dalam DPT.

Warga pun kecewa, karena bukan hanya satu atau dua warga yang tidak terdaftar, melainkan sekitar 200 warga di Kompleks Pawan Permai Mas 1 itu tidak dapat memilih.

Kondisi tersebut bukan hanya dialami warga Kompleks Pawan Permai, bahkan beberapa petugas KPPS di TPS itu juga tidak dapat melakukan pencoblosan karena tidak terdata di DPT.

"Kami minta KPU mendata ulang, karena satu suara saja sangat menentukan kemajuan Kalbar. Apalagi kalau sudah ratusan warga yang tidak memilih karena tidak terdata," kata Mesdiono, warga Pawan Permai yang tidak bisa menggunakan hak pilihnya.


Ketua TPS 2, Desa Sungai Raya Dalam, Ambarita menganggap protes yang dilakukan oleh warga adalah hal yang wajar. Dia mengatakan, warga yang melakukan protes tersebut, justru tidak mengerti apa yang mereka proteskan.

"Kami ini hanya petugas TPS. Sesuai dengan ketentuan yang ada, kami hanya boleh mengizinkan warga untuk memilih, jika mereka terdaftar dalam DPT," katanya.

Dia menyatakan, pada TPS yang dipimpinnya ada beberapa RT yang bergabung untuk memilih di sana, dengan jumlah pemilih yang terdaftar pada DPT sebanyak 585. Namun dalam perjalanannya hanya sekitar 249 warga yang menggunakan hak suaranya.

By : Berita Pontianak

No comments